Mahasiswa pascasarjana asal Nanggroe Aceh Darussalam yang sedang menempuh pendidikan diberbagai universitas negeri dan swasta di Jakarta pada hari Jum’at (04/07/08), berhasil mendeklarasikan pembentukan Ikatan Mahasiswa Pascasarjana (IMPAS) Aceh Jakarta. Acara yang berlangsung di ruang rapat Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda (PP TIM) ini diprakarsai oleh representasi mahasiswa pascasarjana, seperti A. Murtala, Kamaruddin Hasan, Zulkarnaini Abdullah, Deddy Satria M, Husaini Jamil, Sulfitra, Sayuti Abubakar, Teuku Salsabil Ali, Arief Jamaluddin, Rudi Faisal, Muslim, Iskandar dan lain-lain.
Dalam deklarasi IMPAS Aceh Jakarta tersebut telah terpilih A. Murtala sebagai ketua, Kamaruddin Hasan sebagai wakil ketua, Zulkarnaini Abdullah sebagai sekretaris dan T. Salsabil Ali sebagai bendahara.
Terbentuknya IMPAS Aceh Jakarta secara formal dan permanen bertujuan antara lain untuk mempererat tali silaturahmi baik sesama mahasiswa pascasarjana maupun dengan elemen lain yang ada di Jakarta maupun di daerah. Oleh karenanya, Ikatan ini akan fokus dalam program-program peningkatan mutu pendidikan dan penalaran, melakukan riset dan pengabdian kepada rakyat, melakukan advokasi, membangun komunikasi aktif dan efektif dengan berbagai kalangan. Selain itu, sasaran IMPAS Aceh Jakarta kedepan adalah mendorong keterlibatan semua pihak untuk ambil bagian dan bertanggungjawab terhadap peningkatan mutu pendidikan dan sumber daya manusia Aceh.
Ketua terpilih A. Murtala mengatakan, Provinsi Aceh sudah mulai tertinggal dengan daerah lain di Nusantara dalam berbagai hal. Padahal Aceh merupakan spirit inovasi yang kemudian diformulasikan oleh pemerintah pusat untuk diimplementasikan terhadap daerah lainnya di Indonesia. Sudah seharusnya semua komunitas masyarakat Aceh baik di daerah maupun di luar ikut membangun komunikasi yang baik dan menjaga kekompakan. Sementara itu Kamaruddin Hasan sebagai wakil ketua menambahkan, bahwa terbentuknya IMPAS Aceh Jakarta dapat juga dikatakan sebagai bentuk silaturahmi kaum intelektual muda Aceh diperantauan dalam basis keilmuan dalam membangun Aceh dan Nusantara.
Untuk mengawali momentum ini, IMPAS Aceh Jakarta merencanakan akan menggelar kegiatan Refleksi 3 Tahun MoU Perdamaian Aceh yang terdiri dari pertama Malam Renungan dan Doa Bersama yang melibatkan seluruh elemen Aceh dan luar Aceh pada malam tanggal 15 Agustus 2008 di bundaran Hotel Indonesia Jakarta . kedua Workshop Pendidikan Untuk Perdamaian dengan tema ”Perdamaian Abadi Sebagai Basis Kebudayaan”. Acara ini akan berlangsung selama dua hari penuh dengan sasaran peserta dari kelompok kritis dari Aceh maupun luar Aceh seperti dari Papua, Maluku, Makassar, Poso, Kalimantan, Riau dan daerah lainnya yang selama ini fokus terhadap ide-ide perdamaian. Dan yang ketiga Malam Ekspresi Seni Budaya Aceh, sebagai rangkaian penutup kegiatan Refleksi 3 Tahun MoU Perdamaian Aceh yang akan diisi dengan orasi budaya, pembacaan puisi/hikayat, seni tutur ala PMTOH dan pagelaran tari tradisi Aceh.
Diharapkan dengan terbentuknya IMPAS Aceh di Jakarta yang diikuti dengan kegiatan Refleksi 3 Tahun MoU Perdamaian Aceh dapat menjallin silaturahmi antara sesama mahasiswa pascasarjana Aceh di Jakarta.
Hormat kami,
Zulkarnaini Abdullah (Sekretaris IMPAS Aceh Jakarta)
e-mail : impas.aceh@gmail.com
hp : 081360929319
kami baru tiba di jakarta nih, ambil prodi PEP di UNJ, gimana menjadi anggotanya?
Selamat datang di Jkt. semoga suksess selalu. sehuungan dengan agenda IMPAS jkt.
akan melakukan beberapa aktftas menyongsong Mubes..mungkin bisa kami kirimkan form keanggotaan.
bila nanti ada pertemua kami akan menghubungi. terimaksih.
wassalam
Zulkarnaini Abd.